Campur-campur's Blog

Just another WordPress.com weblog

Mengatasi Gangguan Hati

Hati merupakan organ terbesar dalam tubuh manusia. Hati memiliki berbagai fungsi penting, seperti:

  • Membentuk sel-sel darah (pada janin)
  • Membersihkan kuman dan zat beracun yang masuk ke dalam darah
  • Menyimpan energi untuk menggerakkan otot
  • Mengatur pengeluaran hormon
  • Menyimpan vitamin, mineral tertentu (misal zat besi) dan gula

Apa Gejala gangguan fungsi hati?
Salah satu jenis gangguan pada fungsi hati yaitu hepatitis. Pada hepatitis, hati mengalami peradangan sehingga sel-selnya rusak dan fungsinya terganggu.
Gejala hepatitis berdasarkan stadiumnya:
1. Stadium prodromal

  • demam
  • badan terasa lelah
  • nyeri otot dan sendi
  • sakit kepala
  • kehilangan nafsu makan
  • mual atau muntah

2. Stadium Ikterik

  • Kulit dan sklera (bagian putih mata) berwarna kuning
  • Hati membengkak
  • Berat badan menurun
  • Urine berwarna gelap seperti teh
  • Tinja pucat

3. Stadium Pemulihan

  • Sebagian besar gejala ada stadium 1 dan 2 menghilang. Stadium ini berlangsung selama 2-12 minggu.


Apa sih yang menyebabkan kita bisa kena Hepatitis?

  • virus hepatitis
  • konsumsi alkohol
  • obat-obatan tertentu


Ada berapa jenis hepatitis dan bagaimana penularannya?

  1. Hepatitis A
  2. Penularan hepatitis terjadi melalui makanan atau minuman yang sudah tercemar tinja penderita Hepatitis A. Pada awalnya hepatitis A tidak menimbulkan gejala atau keluhan apapun tetapi sudah bisa menular ke orang lain. Kebanyakan hepatitis A akan sendiri setelah beberapa bulan.

  3. Hepatitis B
    • Berhubungan seks bebas tanpa menggunakan kondom.
    • Menggunakan jarum suntik atau alat cukur yang tercemar.
    • Beresiko terpapar dengan darah penderita, misalnya tenaga medis. Petugas laboratorium.
    • Mendapat tranfusi darah yang tercemar hepatitis B.
    • Dilahirkan oleh ibu pengidap hepatitis B.
  4. Virus hepatitis dapat ditemukan dalam darah, cairan mani orang yang terinfeksi.
    Penularan hepatitis B sangat mudah terjadi pada mereka yang:

    Hepatitis B seringkali tidak menimbulkan gejala atau keluhan dan baru diketahui beberapa tahu kemudian setelah kondisinya semakin berat.
    Sebagian orang yang terinfeksi hepatitis B akhirnya mengalami sirosis atau bahkan kanker hati. Sirosis dan kanker hati merupakan penyakit fatal yang dapat menyebabkan kematian.

  5. Hepatitis C
  6. Penularan virus hepatitis C sama dengan hepatitis B, antara lain melalui hubungan seks, tranfusi darah, dll.
    Hepatitis C juga dapat berkembang menjadi sirosis, gagal hati atau kanker hati. Kebanyakan orang yang terinfeksi virus hepatitis C tidak menyadari penyakitnya sampai bertahun-tahun kemudian.

  7. Hepatitis D
  8. Agar dapat berkembang biak, virus hepatitis D memerlukan keberadaan virus hepatitis B. Oleh karena itu kebanyakan hepatitis D terjadi pada orang yang terinfeksi hepatitis B.

  9. Hepatitis E
  10. Masa inkubasi (saat virus masuk sampai timbul gejala) virus Hepatitis E yaitu 15-60 hari. Penularan hepatitis E terjadi melalui makanan atau minuman yang tercemar tinja penderita hepatitis E.

Bagaimana Pengobatannya?

Secara umum pengobatan hepatitis terdiri dari:

  1. Istirahat, hindari aktivitas berat.
  2. Diet, kurangi konsumsi makanan berlemak dan minuman alkohol.
  3. Obat-obat anti virus.
  4. Obat simptomatis (obat untuk meredakan gejala).

December 20, 2009 - Posted by | Kesehatan | , , ,

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: